Darik, Sayur Asem

 


Selamat berjumpa lagi dengan Kamis Menulis Komunitas Lagerunal sahabat Lage. Pada hari Kamis ini Bang Mazmo membagikan sebuah foto sebagai bahan untuk merangkai kata.

Bentuk tulisan bebas, bisa artikel, puisi, cerpen, dll. Saya sendiri berfikir sejenak untuk memutuskan apa yang akan aku perbuat untuk memenuhi tantangan menulis kamis ini. Kira-kira apa ya?


Ini dia foto yang dibagikan Bang Mazmo untuk bahan tulisan. Di dalam foto itu ada jagung manis potog, terong potong, kacang panjang potong, telur ayam mentah dalam mangkok yang sudah di pecah dan talenan. Benda itu mungkin bagi seorang ibu sudah sangat familiar. Bagi seorang laki-laki sepertinya gemana ya ... Tapi tak apalah, saya akan mencobanya. 

Bagaimana kalau dibuat obyek dari puisi darik. Temanya sayur asem. Sayur kesukaanku. Isteriku kalau masak sayur asem, wow rasanya. Bikin ketagihan.


Sayur Asem

By Mohamad Bajuri


Suamiku mau sayur apa

Sayur asem saja ya

Bahanbahan sudah ada semua

Mama simpan di kulkas


Papa bantu masak

Potongpotong itu bahan

Talenan tolong siapkan


Kacang panjang

Jagung manis


Terong


Ceplok


Telur ayam

Dalam mangkok


Goreng pakai teflon

Awas jangan gosong

Sudah matang angkat


Papa sudah paham belum

Tugas papa masak telur 

Sayur asemnya biar mama

Mama lagi rapat dinas


Kebumen, 25 Februari 2021

#Feb25AISEIWritingChallege

Blognya MisterBeje

0

#kamismenulis 25 Februari 2021


Assalamu'alaikum, Sobat Lage

Ketemu lagi di #KamisMenulis edisi 25 Februari 2021

Seperti biasa, sebelum tema dibagikan, terlebih dahulu simak aturan main #KamisMenulis dulu, yuk!

1. Sobat Lage membuat postingan di blog masing-masing sesuai tema paling lambat hari Kamis pukul 23:59 WIB;

2. Bentuk postingan bebas asal sesuai tema, bisa berupa berita, ulasan, artikel, tips, tutorial, curhat, cerpen, puisi, cerbung, dll yang tidak mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, dan pornografi

3. Mencantumkan banner #KamisMenulis (diatas) dalam postingan;

4. Memasukkan tautan postingan blog ke dalam list yang telah disiapkan;

5. Mengunjungi dan meninggalkan komentar di postingan sesama Sobat Lage;

6. Bagi Sobat Lage yang membuat postingan tidak sesuai tema boleh share di grup langsung, tetapi tidak diperkenankan memasukkannya ke dalam list postingan #KamisMenulis.


Oya, untuk #KamisMenulis edisi kali ini akan ada hadiah buku bagi yang beruntung dari sponsor.

Tema #KamisMenulis Edisi 25 Februari 2021 adalah bermain kata, silahkan menulis lewat foto berikut ini. 


Selamat merangkai kata, Sobat Lage!

Wassalam.


(Sudomo - kordinator #kamismenulis)


0

Profil Dwi Rahmiati, S.Pd

Nama: Dwi Rahmiati, S.Pd

Profesi:Guru Bahasa Indonesia

Alamat: Kab.Mukomuko Propinsi Bengkulu
0

Biodata SUMARJIYATI,S.Pd.I

Nama                                                   : SUMARJIYATI,S.Pd.I


Tempat, tgl lahir                                   : GUNUNGKIDUL,27 AGUSTUS 1981


Instansi                                                : SDN KARANGANYAR


Kota/kab                                              : GUNUNGKIDUL


Provinsi                                               : DIY


Alamat blog                                         :81-atik.blogspot.com


Tahun pertama kali membuat blog         : 2020


Facebook                                             :Atik Suripto
Instagram                                             :
@atik_suripto

0

Perjalanan Hati, Refleksi Diri


 

Enam hari ini, saya tidak menerbitkan tulisan. Sementara di grup menulis, bartaburan tautan dari berbagai tantangan. Ada tantangan dari grup menulis Omjay di Gelombang 6, 7, 8 , 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, dan 17.  Apalagi jika bukan menulis resume dan memersiapkannya menjadi buku solo agar ... peserta yang ikut pelatihan berhak mendapat sertifikat yang dijanjikan.

PGRI dan KOGTIK pada bulan Februari bekerja sama dengan terbitkanbukugratis(dot)id menggelar lomba menulis di blog untuk dijadikan buku. Ratusan tulisan pun saya ketahui dari ratusan link blog pribadi yang diduplikasi pada blog Terbitkan Buku Gratis. Link blog itu bertaburan di grup-grup yang saya ikuti. Sesekali, bulu kuduk merinding. Betapa kreatifnya para penulis.

Cakrawala Blogger Guru Nasional (Lagerunal), sebagai komunitas baru tidak mau berhenti di tengah jalan. Tagar #KamisMenulis berjalan terus. Inovasi tema tiada henti, persis seperti tagline salah satu raksasa produsen kendaraan motor di tanah air. Sebagai anggota komunitas yang baik, saya pun harus ikut berpartisipasi. Tentu, seraya mengasah mengolah kata menjadi klaimat-kalimat bermakna yang terangkai dalam paragraf-paragraf yang berarti.

Beberapa bulan lalu, komunitas pendidik Indonesia, AISEI, pernah menggelar challenge agar guru "mau" menulis dengan menceritakan gambar sedikitnya seratus kata. Lalu meningkat menjadi minimal 150 kata. Kali ini Lagerunal pun tidak mau ketinggalan menggelar tantangan bermain kata melalui sebuah foto

 

Belum lagi ajakan menulis buku antologi, aha ... banyak sekali. Semua ingin diikuti, semua ingin ditaklukkan. Namun ternyata besar pasak daripada tiang. Alih-alin menyelesaikan itu semua, malah bagai bunga kembang tak jadi. Layu sebelum berkembang.

Alih-alih Menyegarkan Otak 

Untuk menyegarkan otak, saya pun membuka blog diksi yang sudah berulang kali berganti tema. Blog itu menjadi media komunikasi dengan peserta didik saya untuk belajar secara daring dalam pembelajaran jarak jauh. Rasa panasaran untuk "ngoprek" blog pun membawa saya untuk berselancar membaca berbagai artikel tentang blog. Mulai dari mengubah blogspot menjadi domain kustom dengan membeli domain tahunan pada salah satu penyedia jasa pembuatan website. Hingga akhirnya membaca artikel tentang bagaimana menautkan dengan akun adsense agar blog bisa menghasilkan rupiah dari iklan yang terpasang.

Nah, alih-alih menyegarkan otak, dengan berselancar itu saya bahkan menjadi "galau" sendiri bagai "ababil", bahasa gaul untuk ABG labil. Ha ha ... saya labil, yah? Boleh jadi. Akhirnya, saya mohon izin dengan teman-teman Lage (sebutan bagi anggota Lagerunal) untuk beristirahat, tidak berkomentar atau mengirimkan link tulisan untuk sementara.

Namun seperti pernah saya ceritakan bahwa blog tanpa tulisan itu sepi. Ya, sepi pengunjung. Itu seperti rumah megah namun tidak ada yang mau singgah. Hidup bertetangga terasa hambar. Bagi saya yang hidup di perdesaan, bertetangga dengan saling kunjung masih biasa. Saya pun tidak tahan. Ora kuwat ... kata orang Jawa. Tidak tahan hidup menyendiri dan menyepi, meskipun karena suatu alasan.

Sambil menepi saya pun melakukan refleksi. Semua tantangan seyogyanya ditaklukkan. Namun, jika kita tidak mampu menyelesaikan semua, maka menyelesaikan sebagian lebih baik dari pada tidak sama sekali. Bersilaturahim atau bentuk bakunya dalam KBBI, bersilaturahmi, lebih penting dari pada memaksakan diri mengikuti kompetisi sementara kita belum mampu menyelesaikan.

Menganalogikan Perjalanan Menulis dengan Telur, Sayuran, dan Talenan

Perjalanan menulis di penghujung Februari itu seperti saya ketika kecil ingin makan dengan lauk telur. Telur adalah makanan mewah bagi saya pada saat itu. Saat ketika televisi satu RT hanya ada dua. Setiap hari Minggu kami berjejal menumpang menonton di rumah tetangga untuk menikmati lagu-lagu di album minggu atau menonton tayangan Ria Jenaka. Ingin makan lauk telur namun emak belum punya uang untuk membelinya.

Akhirnya, panjangnya angan-angan ingin makan lauk telur yang tak kunjung kesampaian karena emak belum punya uang, saya harus rela makan dengan rebusan kacang panjang yang dipotong pendek-pendek. Kacang panjang rebus itu dicolet pada sambal terasi berteman potongan timun. Rasanya sangat sedap. Terbukti nasi di piring habis tidak tersisa. Sebagai kudapan, emak merebus jagung manis. Jagung itu pun tidak bisa saya makan sendiri. Saya harus berbagi dengan adik-adik yang mulai doyan makan. Jagung yang hanya sebatang tu pun emak potong-potong di atas talenan. Saat itu belum ada talenan plastik yang berwarna putih bersih. Bapak memotong papan dan memberinya "kaki". Bangku kecil itu pun menjadi talenan, tempat emak memotong-motong bermacam sayur dan buah-buahan.

Hasil Refleksi Diri

Seperti itulah keinginan saya saat ini. Meskipun belum bisa makan lauk telur (ini peristiwa masa kecil, ya bukan sekarang) saya harus puas makan dengan lauk rebusan kacang panjang dan irisan timun dicocol pada sambal. Saya pun harus puas mengudap jagung yang dipotong kecil-kecil di atas talenan.

Saya ingin dan sudah mencoba mengikuti lomba blog untuk menjadikannya menjadi buku, namun ternyata saya belum mampu.  Ternyata saya hampir lupa, bahwa ada draf yang belum terselesaikan akibat sibuk dalam hiruk pikuk bercengkerama di dunia maya. Saya masih memiliki "mahkota" yang belum kunjung diselesaikan. Sebuah pijar lentera yang bisa saja padam jika tidak saya selesaikan. Mungkin ini suatu kekalahan, tetapi saya harus memilih. Menyelesaikan salah satu tulisan menjadi buku atau tidak ada yang terselesaikan sama sekali.

 

 

Salam blogger sehat
PakDSus-Musi Rawas
https://blogsusanto.com/

 

 

0

#KamisMenulis - Puisi Darik 'Bahadur Bahagia Berbagi'

Seperti halnya dengan genre puisi lainnya, puisi darik sebagai genre baru juga bisa dibuat dari berbagai tema. Selain tema terkait pendidikan karakter, juga bisa mengembangkan tema lainnya. Berikut ini adalah contoh puisi darik dengan tema bahadur. Selamat membaca semoga bermanfaat!

Puisi Darik

Bahadur Bahagia Berbagi

Bahadur

Sebuah gelar
Milik siapa?

Bisa jadi milikku
Atau mungkin milikmu
Kita tidak tahu

Dalam senyap ada menganggap
Pada diam ada memendam
Tanpa harus merangkai kata
Memberikan kabar menarikan peran

Tak ada yang melarang
Beranggapan tinggi pada seseorang
Sebab kita tidak mengetahui 
Penghargaan bagi sosok bestari

Semua memiliki peran
Mengubah sebuah keadaan
Bahkan tanpa pengharapan

Tidak sama
Bisa saja

Bebas

Terlihat

Tidak begitu
Sekadar anggapan

Banyak yang meninggikan
Tak jarang merendahkan
Lapang sebagai keseimbangan

Satu sisi banyak kebaikan
Sisi lain menyimpan kekurangan
Semua sejatinya adalah pahlawan
Tidak semua menganggap demikian

Tetaplah berjuang dalam kesendirian
Meskipun gunung di tangan
Lautan ada di hadapan
Terus melangkah adalah pilihan

Singkirkan harapan pujian
Anggaplah sebagai ujian
Dijalani atau mati

Kesendirian nyata
Berjuang selamanya

Bahagia

Berbagi

Tugas diri
Rendah hati

Begitulah bahadur sesungguhnya
Melawan penjajah sebenarnya
Membunuh ego dirinya

Semata demi lapangnya jalan
Sebuah kebaikan tanpa balasan
Ikhlas memberi bahagia berbagi
Begitulah kisah bahadur sejati

Baca Juga: Puisi Darik: Genre Baru Puisi yang Menarik

Salam Bloger Pembelajar

Sudomo
www.eigendomo.com

Puisi Darik
0

Daftar Pemenang Undian #KamisMenulis

 

0

#KamisMenulis 24 Desember 2020

 


LIST POSTINGAN #KAMISMENULIS Edisi 24 Desember 2020:

1. heri.apri

https://kiaedukasi.blogspot.com/2020/12/parenting.html?m=1

2. Ansar Salihin

http://winansar.blogspot.com/2020/12/puisi-damai.html?m=1

3. Pak D

https://blogsusanto.com/2020/12/24/simbol-damai-dari-kepala-negara/ 

4.Endah Win

https://endahwin04.blogspot.com/2020/12/cemas-yang-tak-berdasar-ciptakan.html?m=1

5. Lubis Pirnandes https://bioalanai.blogspot.com/2020/12/berdamai-dengan-kebencian.html?m=1

6. Cici jang https://cicijang.blogspot.com/2020/12/blog-post_24.html

7. Asikin

https://muncang29.blogspot.com/2020/12/hidup-lebih-baik-berbagi.html

8. Suyati

https://suyatibinyo.blogspot.com/2020/12/puisi-damai-bersama-mu.html

9. Herda Agda

http://herdagda.blogspot.com/2020/12/maha-guru.html


10. Hesty

https://www.lancarberbahasa.com/2020/12/berdamai-dari-jemari.html?m=1


11. Budi Idris https://budiidris.blogspot.com/2020/12/pribadi-bersyukur.html

[24/12, 12:13] +62 852-1958-5451: Ini nma" yg akan memberikan hadiah buku bu,

12. Tini Sumartini

https://tienspenti.blogspot.com/2020/12/damai.html


13. Atik Suripto

http://81-atik.blogspot.com/2020/12/damai-dalam-nauangan-kasih-mu.html


14. Yusni

http://edukasiyusni.blogspot.com/2020/12/damai.html

15. Mohamad Bajuri https://misterbejebelajarpenjas.blogspot.com/2020/12/pentigraf-pukulan-yang-tertahan.html


16. Marinan

https://marinan80.blogspot.com/2020/12/oleh-marinan-menulis-damai-24122020.html

17. Lagerunal_Kamis Menulis_Jawahir 

https://ninibelajar.blogspot.com/2020/12/belajar-pentigraf-dalam-damai.html


18. Sudomo https://bianglalakata.wordpress.com/2020/12/24/puisidarik-damailah-negeriku/


19. Hariyanto

https://hariyanto17.blogspot.com/2020/12/kolaborasi-ala-parto.html?m=1


21 Indrakeren 

https://indrawahyuddin239.blogspot.com/2020/12/semua-gara-gara-kamismenulis.html


22. https://hasanahhalima.blogspot.com/2020/12/pentigrafemak-panen.html


23. Sriwati https://sriwati82.blogspot.com/2020/12/menjaga-hubungan-baik.html


24. Ai Setiawati

https://aisetiawati2019.blogspot.com/2020/12/damai-di-hati-damai-di-jiwa.html?m=1


25.Sri Yamini

https://literasingeblog.blogspot.com/2020/12/damai-menjaga-tali-silaturahmi-dalam.html


26. Aam

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/12/damaikamismenulis.html

27. Min Hermina

https://minhermina.blogspot.com/2020/12/terasa-ada-damai-di-hati.html


28. https://erryyulia28.blogspot.com/2020/12/v-behaviorurldefaultvmlo.html

29. Ghurrotus tsaniyah

https://ghurrotust.blogspot.com/search/label/Pentigraf


30. Ziyyarin https://hariinspirasiku.blogspot.com/2020/12/rumus-biar-cepat-move-on.html

31. Cipto http://www.krantoa.my.id/2020/12/sandi-damai-dalam-sejarah-politik.html

0

Koordinator Kegiatan Lagerunal

Selasa Berbagi: Sucipto

Bagi sobat lage yang ingin sharing di Selasa Berbagi, silakan hubungi Pak Cipto

Kamis Menulis: Sudomo

Bagi sobat lage yang ingin sumbang ide tema Kamis Menulis, silakan hubungi Pak Momo

Undian Kamis Menulis: Rita Wati

Bagi sobat lage yang bersedia menjadi sponsor hadiah buku, silakan hubungi Bu Rita

Sabtu Blogging: Brian Prasetyawan 

Bagi sobat lage yang ingin sharing tentang fitur dan pengelolaan blog, silakan hubungi Pak Brian

5

Profil_ Hariyanto

Nama. : Drs. Hariyanto

TTL.     : Blitar, 4 Januari 1964

Institusi: SDN Turi 1 kota Blitar

Kota.    : Kota Blitar

Provinsi :. Jawa Timur

Almt blog. : Hariyanto 17.blogspot.com

Tahun 1 buat blog : 2017

FB.         : Hariyanto

Instagram :. Hariyanto
0

#KAMISMENULIS, 17 Desember 2020

 


LIST POSTINGAN #KAMISMENULIS

17 Desember 2020

 

1. Desi Jayanti https://cicijang.blogspot.com/2020/12/puisi-untuk-ibu-ibu.html

2 Hesty. https://etygorang.blogspot.com/2020/12/mama.html?m=1

3. E. Hasanah https://hasanahhalima.blogspot.com/2020/12/puisiibu.html

4. Tini Sumartini https://tienspenti.blogspot.com/2020/12/untukmu-di-sana.html

5. Ansar Salihin https://winansar.blogspot.com/2020/12/cerpen-siapa-aku-tanpa-ibu.html

6. E. Hasanah https://hasanahhalima.blogspot.com/2020/12/ibu.html

7. Hikari Yuli https://www.edumathasyik.xyz/2020/12/wanita-terhebat.html

8. Ahmad Saeroji  https://catatansaeroji.blogspot.com/2020/12/nasi-ora-mesti.html

9.Nufristi, https://nufristimenulis.blogspot.com/2020/12/masakan-ibu.html?m=1

10. Sudomo https://bianglalakata.wordpress.com/2020/12/17/untuk-ibunya-ibuku

11. Min Hermina, https://minhermina.blogspot.com/2020/12/ibuku-permata-hatiku.html

12. Suyati, https://suyatibinyo.blogspot.com/2020/12/kamis-menulis-cerpen-harta-karun-ibu.html

13. Yusni, http://edukasiyusni.blogspot.com/2020/12/cinta-yang-tak-tergantikan.html

14. Lubis Pirnandes https://bioalanai.blogspot.com/2020/12/umak-ibu-sosok-anti-galau-dan-anti-baper.html?m=1

15. Mohamad Bajuri https://misterbejebelajarpenjas.blogspot.com/2020/12/senandung-pohon-seri-7.html

16. Uci/Mak butet https://mamakazka.blogspot.com/2020/12/emak.html

17. Chela https://www.gurukecil.com/2020/12/sekolah-itu-bernama-menjadi-ibu.html?m=1

18. Marinan https://marinan80.blogspot.com/2020/12/ibu-my-mom-seorang-ibu-adalah-sesosok.html

19. Hariyanto https://hariyanto17.blogspot.com/2020/12/puisi-ibu-maafkanlah-anakmu.html?m=1

20. Ai Setiawati https://aisetiawati2019.blogspot.com/2020/12/maafkan-aku-mamah.html

21. Erry Yulia Siahaan https://erryyulia28.blogspot.com/2020/12/normal-0-false-false-false-in-x-none-x_17.html

22. Tri sutrisno http://trisutrisnoguruku.blogspot.com/2020/12/palsu.html

23. Ghurrotus tsaniyah ghurrotust.blogspot.com/search/label/Pentigraf

24. Sucipto Ardi https://suciptoardi.wordpress.com/2020/12/17/ibu-pertiwi/

25. Susanto https://blogsusanto.com/2020/12/17/galau-hati-jelang-hari-ibu/

26. Jawahir. https://ninibelajar.blogspot.com/2020/12/ibu.html

27. Sri yamini  https://literasingeblog.blogspot.com/2020/12/dilema-erapot-membuat-sepor-jantung.html

28. Rina Nuraeni/ziyyarin  https://hariinspirasiku.blogspot.com/2020/12/atas-nama-cinta.html


Post yang diterbitkan adalah yang mengumpulkan link paling lambat KAmis pukul 23.59 WIB.

0

NgopBlog Bareng Indra Keren !

 





















1

Link Kamis Menulis 10 Desember 2020


Antusias menulis di hari Kamis tidak berhenti dihari tersebut. Satu hari setelahnya, masih ada yang masuk daftar. Semangat ini harus diawetkan untuk terjaganya kestabilan dan konsistensi menulis. Semangat !

#KamisMenulis 

10 Desember 2020


1. Rizky Kurnia Rahman

https://rizkykurniarahman.com/rindu-untuk-menikah/


2. Ansar Salihin  http://winansar.blogspot.com/2020/12/surat-pengganti-rindu.html?m=1


3. https://mamakazka.blogspot.com/2020/12/guru-yang-merindu.html


4. https://yukindrimenulis.blogspot.com/2020/12/sangat-rindu.html


5. Suyati https://suyatibinyo.blogspot.com/2020/12/kamis-menulis-puisi-rindu.html


6. https://hasanahhalima.blogspot.com/2020/12/mak-rindu.html


7. https://hartatikbercerita23.blogspot.com/2020/12/rindu.html


8. https://mapping-map.blogspot.com/2020/12/mengingat-waktu-sebelum-bercerai.html?m=1


9. Aam

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/12/jamilahkamis-menulis-3.html


10. Nor

https://pembelajaranmenulis-hanifah.blogspot.com/2020/12/selamat-datang-peri-kecilku-kamis.html


11.Nufristi

https://nufristimenulis.blogspot.com/2020/12/rindu-ramadhan.html?m=1


12 Astuti Sipanawa

https://septiasapalu68.blogspot.com/2020/12/merindu.html


13. Sudomo https://bianglalakata.wordpress.com/2020/12/10/rindu-tanpa-kata-rindu/


14. Hariyanto

https://hariyanto17.blogspot.com/2020/12/sepenggal-keributan-di-tps-pentigraf.html?m=1


15. Lubis Pirnandes https://bioalanai.blogspot.com/2020/12/puisidusta-sekeping-rindu.html


16. Rita https://catatangurumilenial.wordpress.com/2020/09/13/selamat-jalan-ayah/


17. Marinan https://marinan80.blogspot.com/2020/12/tangisan-siswirindu-sekolah-kamis-10.html


18. Desi Jayanti https://cicijang.blogspot.com/2020/12/rindu-rasul-rindu-rasul-bagaimana.html


19. Min Hermina

https://minhermina.blogspot.com/2020/12/rindu-ini-untukmu.html


20. Erry Yulia Siahaan

https://erryyulia28.blogspot.com/2020/12/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html


21. Indrakeren

https://indrawahyuddin239.blogspot.com/2020/12/rindu-kangen.html


22. Dwi rahmiati https://sakadwi.blogspot.com/2020/12/ibu-pertiwiku.html

https://www.instagram.com/p/CInvHnrn8J3/?igshi Drd=4e3gwgvf9h8r


23. Yessy Rossalia

https://yessyrossalia.blogspot.com/2020/12/dapat-salam-dari-rindu.html


24.Lusia http://lusia07.blogspot.com/2020/tantangan-kamis-menulis.html


25. Cipto: https://suciptoardi.wordpress.com/2020/12/10/rindu-keunggulan-indonesia/


26. Sriwati https://sriwati82.blogspot.com


27. Mohamad Bajuri  https://misterbejebelajarpenjas.blogspot.com/2020/12/senandung-pohon-seri-4-kisah-ular_10.html


28. https://blogsusanto.com/2020/12/11/mamas-kapan-pulang/

29. Ibu Ai https://aisetiawati2019.blogspot.com/2020/12/rindu-tak-berujung.html


30. https://ninibelajar.blogspot.com/2020/12/pantun-banjar-tentang-rindu.html


31. Ziyyarin https://hariinspirasiku.blogspot.com/2020/12/kamis-menulis-eps3-httpswww.html


32.http://http://edukasiyusni.blogspot.com/2020/12/pentigraf.html


Terima kasih.

2

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com